Sabtu, 29 Maret 2014

HMJBSI


1.      Agitya Hanindita S.
2.      Ratri Mia Fitriani
3.      Ach. Ivan
4.      Afif H.
5.      Indira Tiardana K.


HMJBSI
(Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia)

Organisasi mahasiswa di Indonesia dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu organisasi mahasiswa intrakampus dan ekstrakampus. Organisasi mahasiswa intrakampus adalah organisasi mahasiswa yang memiliki kedudukan resmi di lingkungan perguruan tinggi dan mendapat pendanaan kegiatan kemahasiswaan dari pengelolaan perguruan tinggi dan atau dari kementerian/lembaga. Bentuknya dapat berupa Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).  Organisasi mahasiswa ekstrakampus merupakan organisasi mahasiswa yang aktivitasnya berada di luar lingkup universitas atau perguruan tinggi. Organisasi ekstrakampus biasanya berafiliasi dengan partai politik tertentu walaupun tidak secara eksplisit. Organisasi mahasiswa ekstrakampus antara lain : Himpunan mahasiswa Islam, Lembaga Dakwah Kampus, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) merupakan salah satu universitas yang terkenal menghasilkan tenaga pengajar yang professional. Seperti halnya universitas-universitas lain, UNESA memiliki organisasi-organisasi kemahasiswaan seperti :Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) pada tingkat universitas, Badan Eksekutif Fakultas (BEMF) pada masing-masing fakultas di UNESA, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di masing-masing jurusan, dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) pada prodi yang tidak memiliki jurusan atau prodi yang berdiri sendiri tanpa jurusan. Di UNESA terdapat satu BEMF yaitu BEMF UNESA, tujuh BEMF yaitu BEMFMIPA (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), BEMFIS (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial), BEMFE (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomi), BEMFT (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik), BEMFBS (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni), BEMFIP (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan), dan BEMFIK (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan). Sedangkan HMJ berdiri di bawah naungan banyak jurusan di fakultas masing-masing.
Salah satu contoh intrakampus adalah HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) adalah organisasi mahasiswa intrakampus yang termasuk kelompok IOMS yang dibentuk berdasarkan kesamaan disiplin ilmu, terdapat pada program studi atau jurusan dalam lingkup fakultas tertentu dan berjejaring dengan disiplin ilmu sejenis dari perguruan tinggi. Umumnya bersifat otonom dalam kaitannya dengan organisasi mahasiswa di tingkat fakultas. Istilah lain himpunan mahasiswa jurusan adalah “keluarga mahasiswa jurusan”, “ikatan mahasiswa jurusan” atau “korps mahasiswa jurusan”. Sebagai contoh : Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil (Fakultas Teknik), Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (Fakultas Bahasa dan Seni). Kegiatan himpunan mahasiswa jurusan umumnya dalam konteks keilmuan, penalaran, dan pengembangan profesionalisme. Namun pada perkembangannya, peran Himpunan Mahasiswa Jurusan tidak sebatas itu, namun lebih jauh lagi. Seperti pada halnya mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi Indonesia, pengembangan non-disiplin ilmu, dan lain sebagainya. Himpunan mahasiswa jurusan kelompok sejenis banyak yang membentuk jaringan dengan HMJ sejenis di perguruan tinggi lainnya, sehingga seperti juga senat mahasiswa, maka ada ikatan himpunan mahasiswa jurusan sejenis skala nasional.
Salah satu organisasi kemahasiswaan di jurusan yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), salah satu HMJ di UNESA yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia atau sering disingkat HMJBSI. HMJBSI adalah salah satu himpunan jurusan mahasiswa di fakultas bahasa dan seni (FBS). HMJBSI  merupakan organisasi kemahasiswaan yang menaungi prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dan sastra Indonesia Unesa. HMJBSI terletak di gedung T4, tepatnya di samping perpustakaan jurusan bahasa dan sastra Indonesia dan di depan kamar mandi putrid gedung T4.
Pembina HMJBSI sekarang ini yakni Pak Andik. Beliau adalah salah satu dosen pengajar di jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Usianya yang terbilang cukup muda menjadikannya lebih mudah dekat dengan mahasiswa. Pada tahun akademik 2013/2014, HMJBSI telah mengadakan regenerasi atau alih jabatan sehingga struktur organisasinya pun berbeda. Hal tersebut diadakan secara berkala tiap satu tahun sekali.
Struktur organisasi HMJBSI yaitu terdiri dari ketua HMJ, wakil HMJ, sekretaris 1, sekretaris 2, bendahara 1, dan bendahara 2. Sedangkan untuk pembagian bidangnya terdiri dari tiga bidang. Struktur organisasi HMJBSI sendiri terdiri dari mahasiswa dari prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dan prodi sastra Indonesia dari angkatan 2013 hingga 2012 yang telah diseleksi sesuai dengan peraturan yang ada. Seleksi yang dilakukan untuk menyaring mahasiswa calon anggota HMJBSI meliputi tes wawancara, pengisian formulir pendaftaran, dan keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh HMJBSI. Struktur organisasi HMJBSI dapat dilihat di daftar dan pohon struktur di bawah ini.

Struktur Organisasi HMJBSI tahun akademik 2013/2014

Ketua              : Mira Ayu S.
Wakil               : Yusuf Nur R
Bendahara 1    : Yetik Afriana
Bendahara 2    : Irma Tri Zahiroh
Sekretaris 1     : Putri Indah Yanti
Sekretaris 2     : Heni Swastika
Bidang 1         :
·         Rounded Rectangle: PROKER BIDANG 1
JBSI mengajar, Putra Putri JBSI, Dialog Terbuka, Seminar Nasional,UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), Samba, PPS (Panitia penjaringan Suara).Ketua  : Putri Kartika W.
·         Angg   :
1.      Afif hidayatullah.
2.      Muhammad Saifun N.
3.      Moch. Ferdy A.
4.      Ahmad Juman R.
5.      Liyana Dian P.
6.      Maghfirotul M.
7.      Nurul Aini
Bidang 2         :
·         Rounded Rectangle:  PROKER BIDANG 2
Sastra Bulan Purnama, OBSESI (Olimpiade Bahasa dan Sastra Selingkung JBSI), Mading, Bulan bahasa, Workshop menulis.Ketua  : Agik Nur E.
·         Angg   :
1.      Dian Anggraini
2.      M. Bachrul A.
3.      Marhaendra P.
4.      Azat Sudrajat
5.      Ika Fajar Sari
6.      Dian Ayu Puspita R.
7.      Annisa Ilma
Bidang 3         :
·         Rounded Rectangle:  PROKER BIDANG 3
Kajian SKI JBSI, Donor Darah, Tirai Kasih,  Berbagi Kasih, AMT dan ESQ.Ketua  : Fierda Kurnia A.
·         Angg   :
1.      Roichatul Jannah
2.      Nice Dwi A.
3.      Anik Pujianti
4.      Risna Yuniawati
5.      Risalatul Muazizah
6.      Dani Alfianto
7.      Muhammad Lutfi



10003813_462343103865262_549013188_o.jpgBerikut pohon struktur organisasi HMJBSI.



Seperti organisasi-organisasi pada umumnya, HMJBSI pun memiliki program kerja yang akan dilaksanakan pada satu tahun masa jabatan. Program kerja tersebut telah dibagi untuk bidang-bidang yang telah ditentukan. Dari bidang 1 hingga bidang 3. Adapun program kerja untuk bidang 1 yang pertama yakni JBSI mengajar. JBSI mengajar sekarang ini masih dalam pelaksanaan. Dimulai sejak 28 Maret 2014 hingga pertengahan bulan April. JBSI mengajar diadakan untuk mewadahi minat mahasiswa dalam mengajar. JBSI mengajar diadakan setiap hari senin dan kamis. Program ini diadakan HMJBSI khusus untuk mengajar siswa sekolah dasar (SD) sekitar kampus Lidah Wetan. Pembelajaran berlangsung di kampus sesui dengan jadwal dan materi yang telah disusun oleh HMJBSI. Yang kedua, Putra Putri JBSI. Putra Putri JBSI yaitu lomba yang diadakan HMJBSI dalam rangka menyaring putra dan putri jurusan bahasa dan sastra Indonesia yang nantinya akan mewakili jurusan ke tingkat fakultas. Putra putrid JBSI akan diberi pertanyaan mengenai pengetahuan kebahasaan, tentunya para finalisnya pun harus memiliki pengetahuan kebahasaan yang luas. Yang ketiga,  Dialog Terbuka, dialog terbuka biasa dilakukan untuk musyawarah dalam meningkatkan kualitas JBSI. Biasanya musyawarah ini dilkakukan oleh masing-masing perwakilan kelas, anggota HMJBSI,  dan ketua jurusan. Yang keempat, Seminar Nasional,Seminar nasional diadakan pada bulan bahasa dan sastra. Yang kelima, UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), UKBI diadakan untuk menguji pengetahuan tentang kebahasaan yang nantinya terdapat nilai dan ada peringkat di dalamnya. Yang keenam, Samba, samba yakni sambutan mahasiswa yang diadakan saat penutupan acara OSPEK jurusan. Yang ketujuh, PPS (Panitia penjaringan Suara), PPS diadakan ketika akan dilaksanakan pergantian kepengurusan.
Program kerja bidang 2 yang pertama Sastra Bulan Purnama, sastra bulan purnama diadakan untuk mewadahi minat dan bakat mahasiswa dalam bidang kesastraan. kegiatan ini diadakn tiap satu nulan sekali yang bertempat di panggung terbuka di samping gedung T4. Dalam acara ini mahasiswa bebas menampilkan pertunjukan seperti puisi, drama, teater, dll. yang kedua yaitu OBSESI (Olimpiade Bahasa dan Sastra Selingkung JBSI), sekarang ini (April) OBSESI sedang berlangsung. Banak lomba yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini. MAsing-masing kelas wajib mengirimkan wakil pada masing-masing perlombaan. Yang ketiga yakni mading, program ini mengajak mahasiswa untuk memberikan kontribusi dalam membuat karya seperti puisi, drama, pantun, untuk ditempel di madding. Yang keempat yakni Bulan bahasa, bulan bahasa yaitu kegiatan tahunan HMJBSI. Dalam program ini banyak kegiatan yang dilakukan misal donor darah, perlombaan bahasa Indonesia untuk tingkat SMA, dll. Dan yang terakhir yakni Workshop menulis.
Program kerja bidang 3 yaitu Kajian SKI JBSI, Donor Darah, Tirai Kasih,  Berbagi Kasih, AMT dan ESQ. Program kerja bidang 3 yaitu kegiatan yang berhubungan dengan kerohanian atau keagamaan.

Jumat, 28 Maret 2014

Teks Eksposisi

1.      Putri Kartikawati   12020074003
2.    Feftiyatul Hasanah  12020074013
3.    Huswatul Hasanah  12020074021
4.    Nur Reza Awaliyah            12020074025
5.    Uzlifatur Rohmah   12020074213


Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Negeri Surabaya adalah salah satu universitas negeri di Surabaya yang dulunya bernama IKIP Surabaya. Kampus Universitas Negeri Surabaya terdapat pada dua wilayah. Kampus pertama berada di daerah Ketintang Surabaya, kampus kedua berada di daerah Lidah Wetan Surabaya. Salah satu jurusan yang ada di Unesa adalah Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan ini terletak di Unesa Lidah Wetan yang terpisah dengan kampus pusat yaitu Unesa Ketintang. JBSI mempunyai dua gedung yang digunakan untuk tempat perkuliahan, yaitu berada di gedung  T4 dan gedung T8 yang terletak di Fakultas Bahasa dan Seni. Gedung T4 berada di depan gedung T3 Seni Rupa dan Desain Grafis. Gedung T4 ditempati oleh dua jurusan sekaligus, yaitu JBSI dan Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. JBSI menempati gedung T4 sebelah utara, mulai dari lantai satu sampai lantai tiga. Di gedung T4 lantai satu terdapat sebuah ruangan yaitu ruang baca dan peminjaman buku atau perpustakaan JBSI, sebuah ruangan Himpunan Mahasiswa Jurusan yang terletak di depan perpustakaan, dan sebuah tempat yang disediakan jurusan sebagai Koperasi Mahasiswa (KOPMA) yang menyediakan peralatan tulis menulis dan makanan ringan bagi mahasiswa. Di samping koperasi mahasiswa, terdapat papan panjang yang berfungsi sebagai papan informasi dan majalah dinding yang menampilkan karya mahasiswa JBSI. Di lantai dua terdapat ruangan Ketua Jurusan, ruangan tata usaha, ruangan dosen, laboratorium pembelajaran, satu ruangan kelas Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA), dan kamar mandi dosen. Lantai tiga terdapat lima ruangan perkuliahan, satu ruangan studio sastra, dan terdapat ruangan  gudang peralatan yang berada di samping ruangan studio sastra. Lantai tiga gedung T4 untuk JBSI difungsikan sebagai ruangan perkuliahan bagi mahasiswa.
Selain gedung T4, terdapat juga gedung T8 yang digunakan sebagai tempat perkuliahan mahasiswa. JBSI menggunakan dua lantai sebagai tempat perkuliahan, yaitu menggunakan lantai dua dan lantai tiga. Pada lantai dua JBSI menempati dua ruangan kelas sebelah selatan. Satu kelas dipakai untuk kelas PA 2012, satu lagi dipakai untuk kelas PB 2012. Untuk lantai tiga, dua kelas juga digunakan masing-masing kelas PA 2011 dan PB 2011.
Di dalam gedung JBSI memiliki beberapa fasilitas yang mendukung mahasiswa dalam proses pembelajaran. Selain untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa di kampus, fasilitas-fasilitas yang ada dalam JBSI memberi pelayanan kepada mahasiswa. Adapun fasilitas-fasilitas yang ada dalam jurusan bahasa dan sastra indonesia sebagai berikut:
1.      Kamar mandi : fasilitas yang harus dan selalu ada dalam sebuah tempat yaitu kamar mandi. Di dalam gedung JBSI terdapat empat bilik kamar mandi wanita dan laki-laki untuk mahasiswa yang terletak di lantai satu. Selain kamar mandi untuk mahasiswa, di dalam gedung JBSI juga memiliki fasilitas kamar mandi untuk para dosen dan karyawan yang terletak di lantai dua.
2.      Perpustakaan : letak perpustakaan berada di lantai satu gedung T4 sebelah utara. Perpustakaan sangat mendukung pembelajaran para mahasiswa karena di dalam perpustakaan tersebut berisi buku-buku yang sangat cocok bagi para mahasiswa. Dan juga terdapat beberapa persyaratan apabila para mahasiswa ingin menjadi anggota perpustakaan, salah satu dari beberapa persyaratan itu adalah menyumbang sebuah buku ke perpustakaan.
3.      Laboratorium sastra : fasilitas yang sangat mendukung pembelajaran mahasiswa JBSI ialah laboratorium sastra. Laboratorium sastra biasa digunakan para mahasiswa sebagai sarana untuk praktek dan latihan mahasiswa untuk memenuhi tugas mata kuliah dari dosen. Seperti mata kuliah apresiasi drama yang selalu menggunakan laboratorium sastra untuk praktek drama. Selain itu juga mata kuliah apresiasi puisi yang mengadakan kegiatan praktek dan latihan seperti musikalisasi puisi dan teatrikal puisi.
4.      Ruang tata usaha : ruangan ini berguna bagi para mahasiswa untuk meminjam alat media pembelajaran seperti LCD, speaker, kabel roll, kunci kelas, komputer, dsb. Agar proses peminjaman alat media tersebut lancar dan tidak ada gangguan, ruang tata usaha JBSI mempunyai dua petugas tata usaha yang membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran.
5.      Ruang dosen : fasilitas ini merupakan runag kerja dosen yang ada di JBSI.
6.      Ruang Ketua Jurusan : ruangan ini merupakan salah satu fasilitas yag ada di gedung JBSI yang digunakan sebagai ruang kerja.

Sebagai suatu institusi pendidikan, pasti terdapat tenaga pendidik yang akan mendidik mahasiswa yang biasanya disebut sebagai dosen. Jurusan  Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki jumlah 29 dosen pengajar, dengan rincian 20 orang dosen laki-laki dan 19 orang dosen perempuan. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dipimpin oleh Dr. Syamsul Shodiq, M. Pd sebagai Kepala Jurusan Bahasa dan Sastra dengan masa jabatan tahun 2012/2017. Lalu Drs. J. Parmin. M. Hum bertindak sebagai sekretaris jurusan dan Drs. Moh. Najid, M. Hum yang bertindak sebagai koordinator lapangan. Ketiga dosen yang disebutkan diatas menempati satu ruangan yang berada di lantai dua gedung T4.                                          Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia cukup membanggakan karena memiliki empat Guru Besar Universitas Negeri Surabaya. Mereka ahli pada bidangnya masing-masing dan sudah mendapatkan reputasi yang sangat baik pada dunia pendidikan, keempat dosen tersebut adalah Prof. Dr. Haris Supratno, Prof. Dr. Setya Yuwana, Prof. Dr. Kisyani-Laksono, Prof. Dr. Bambang Yulianto, M. Pd. Selain itu dosen-dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia mempunyai kredibilitas dan kemampuan yang sudah diakui, rata-rata semua dosen Jurusan Bahasa dan Sastra sudah menempuh pendidikan S2 hingga S3.
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki lebih kurang 29 dosen pengajar. Para dosen ini rata-rata sudah memiliki gelar Prof. Dr. dan tak lain sebagai guru besar di Unesa. Adapula yang memang berkecimpung dalam dunia sastrawan dan linguis. Yang pertama ada Bapak Prof. Dr. Haris Supratno dengan NIP 195508281982031004. Yang ke-dua Prof. Dr. S

Teks Eksposisi


.Nama kelompok :
1.      Indra Asnianto                                                        (12020074010)
2.      Lorena Nur Kharismawati                                      (12020074014)
3.      Imron Kurniawan                                                    (12020074020)
4.      Gita widya lara                                                        (12020074035)
5.      Ainur Rakhmania                                                    (12020074211)

PEMILIHAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Pemilihan rektor di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencalonkan tiga kandidat yang masing-masing mempunyai integritas dan berkompeten. Kandidat nomor urut 1 yakni Prof. Dr. Nurhasan M.kes dari fakultas ilmu keolahragaan (FIK) yang terletak di kampus Lidah Wetan. Kandidat nomor urut 2 prof. Dr. Warsono dari Fakultas ilmu sosial (FIS) yang terletak di kampus Ketintang dan saat ini masih sebagai pembantu rektor III. Sementara kandidat nomor urut 3 yakni Prof. Dr Yatim riyatno dari fakultas tertua di Unesa yakni Fakultas ilmu pendidikan. Ketiga kandidat tersebut saling beradu visi dan misi untuk kemajuan Unesa yang unggul dan lebih baik.
Prof. Dr. Nurhasan Mkes kandidat nomor urut 1 mempunyai visi dan misi sebagai berikut:
Visi
Tertatanya sarana dan prasarana untuk meningkatkan atmosfer akademik dan semakin luasnya kerjasama untuk meningkatkan pencitraan lembaga dalam rangka menuju unggul dalam kependidikan dan kukuh dalam keilmuan.
 Misi
1.      Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, baik sarana dan prasaran yang baru maupun menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana yang belum selesai.
2.      Meningkatkan atmosfir akademik dengan menghidupkan rumpun keahlian di masing-masing fakultas.
3.      Meningkatkan kualitas SDM dalam rangka peningkatan layanan akademik dan non akademik, baik melalui degreetraining maupun non degretraining.
4.      Meningkatkan penelitian dan PKM oleh dosen, baik kualitas maupun kuantitasnya.
5.      Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan perguruan tinggi, baik pengelolaan akademik maupun non akademik.
Visi dan misi tersebut dituangkan dalam program kerja sebagai berikut:
1.      Mengupayakan terselesaikannya gedung pendidikan yang belum terselesaikan sampai saat ini. Masih ada 8 gedung yang dibangun UNESA sampai saat ini belum terselesaikan, karena anggaran dan kementrian pengalokasiannya bertahap. Gedung tersebut adalah gedung asrama mahasiswa, gedung Lab. FIK, gedung kantor pusat, gedung Lab. School, GOR futsal, gedung Youth Center, GOR basket, dan gedung pusat Lab. Autis.
2.      Mengupayakan percepatan pembangunan 7 gedung dari program IDB.
3.      Melanjutkan penataan infrastruktur, di kampus Lidah, kampus Ketintang, kampus Teratai, kampus Darma Husada, dan kampus Gedangan.
4.      Mendorong percepatan berdirinya Lab. School, mulai tingkat SD sampai dengan SMA dan SMK.
5.      Merevitalisasi pengelolaan Lab. School Ketintang menuju tata kelola Unesa.
6.      Mengembangkan sistem informasi dan terintegritas dalam pengelolaan perguruan tinggi, yang saat ini sudah dikembangkan 7 SIM, namun belum terintegritas. SIM tersebut adalah SIM keuangan, SIM perencanaan, SIMPEG, SIM akademik, SIM aset, SIM penelitian dan PKM, SIM perpustakaan.
7.      Meningkatkan kinerja rumpun keahlian dengan memberi hibah kepada rumpun bidang keahlian.
8.      Membuka peluang dan mencarikan akses seluas-luasnya, untuk studi lanjut dan pelatiahan, baik dalam negeri maupun luar negeri, baik tenaga dosen maupun tenaga kependidikan.
9.      Membuka peluang yang lebih besar kepada dosen untuk melaksanakan penelitian dan PKM, dengan meningkatkan anggaran penelitian.
10.  Mendorong penerapan kurikulum yang sesuai dengan KKNI untuk setiap prodi.
11.  Mendorong percepatan legalisasi aset yang dimiliki Unesa.
12.  Mengupayakan pengmbangan alat Laboratorium dan membelair untuk gedung yang baru dibangun  .
Kandidat yang kedua yakni Prof. Dr. Warsono M Pd juga tak kalah dengan visi dan misinya untuk unesa   yang lebih baik seperti berikut ini:
Visi
Menuju UNESA yang unggul dan bermartabat
Misi
1.      Menumbuhkembangkan budaya akademik dan budaya prestasi.
2.      Membawa UNESA dikenal ditingkat Internasional.
3.      Menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memeiliki wawasan kebangsaan.
4.      Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dosen dan karyawan.
5.      Mewujudkan sistem pengelolaan (manajement) yang efisien, produktif, dan akuntabel.
6.      Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan dosen.
Visi dan misi tersebut dituangkan dalam program kerja sebagai berikut:
1.      Mendorong dan memfasilitasi kegiatan akademis dari civitas akademika untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah serta publikasi karya akademis.
2.      Meningkatkan kompetensi dosen, baik dibidang keilmuan, penelitaian, penulisan, pedagodi, dan kemampuan berbahasa asing.
3.      Meningkatkan jaringan kerjasama (networking) dengan perguruan tinggi diluar negeri.
4.      Meningkatkan kualitas lulusan dan membantu mereka mencari pekerjaan.
5.      Meningkatkan efisiensi, produktifitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan UNESA dengan berdasarkan pada prinsip Good Govemance dan demokrasi.
6.      Membangun dan mengoptimalkan unit-unit usaha untuk meningkatkan pendapatan UNESA unyuk meningkatkan kesejahteraan warga UNESA.

Sementara itu kandidat dengan nomor urut 3 yakni Prof. Dr. Yatim Riyatno memiliki visi dan misi yang tak kalah dengan kandidat nomor urut 1 dan 2  seperti berikut ini:
Visi
Menghantarkan UNESA sebagai Universitas yang unggul dalam kependidikan dan kukuh dalam keilmuan untuk menuju Universitas yang termasuk terdepan di ASIA
Misi
1.      Meningkatkan mutu layanan pendidikan
2.      Meningkatkan relevansi pendidikan (link & match) dengan dunia usaha dan industri
3.      Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan
4.      Mengembangkan keilmuan dalam bidang keilmuan dalam bidang pendidikan dan non pendidikan.
5.      Mengembangkan pusat keilmuan dan pusat pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.   
6.      Meningkatkan kuantitas dan kualitas lulusan yang mampu berdaya saing regional.
7.      Meningkatkan sistem tata kelola yang sehat dan mandiri, efektif, efisien dan transparan.
8.      Meningkatkan kuantitas dan kualitas dosen dalam penelitian dan pengabdian.

Visi dan misi tersebut dituangkan dalam program kerja sebagai berikut:
1.      Meningkatkan mutu layanan pendidikan
a.       Meningkatkan kualitas proses pembelajaran/perkuliahan.
b.      Peningkatan kuantitas dan kualitas bahan ajar dan media pembelajaran.
c.       Mengingkatkan kuantitas kegiatan PPL dan PKL mahasiswa.
d.      Peningkatan kualitas dosen melalui studi lanjut S3 dan pelatihan/workshop dan lainnya.
e.       Melakukan pengembangan kurikulum secara periodik termasuk silabus dan SAP.
f.        Pengembangan sarana perkuliahan dan praktikum.
g.      Meningkatkan kualitas dan kuantitas pembimbingan skripsi, tesisi, dan disertasi.
h.      Melakukan evaluasi perkuliahan setiap semester.
2.      Meningkatkan relevansi pendidikan (link & match) dengan dunia usaha dan industri
a.       Mengembangkan kurikulum yang berkolaborasi dengan pihak dunia, usaha, dan industri, serta pengembangan UJTC.
b.      Melakukan kemitraan dalam riset terapan yang bersifat inovatif serta dapat didesiminasikan di dunia usaha  dan industri.
c.       Mengembangkan inkubator bisnis yang hasilnya untuk mendorong produk riset yang dapat diterapkan di industri.
d.      Meningkatkan kuantitas kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta lembaga terkuat.
3.      Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan serta kualitas lulusan yang mampu berdaya saing regional
a.       Memfasilitasi akses pendidikan yang lebih luas serta pengembangan prodi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
b.      Menfasilitasi kegiatan kemahasiswaan yang terkait dengan tingkatan kreatifitas dan program enterpreneur.
c.       Meningkatkan potensi dan peran mahasiswa sebagai aset bentama melalui pendidikan karakter.
d.      Meningkatkan kualitas perkuliahan yang berbasis IT (Cyber Learning) yang mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing.
e.       Meningkatkan kualitas perkuliahan berbasis penjaminan mutu akademik.
4.      Mengembangkan keilmuan dalam bidang pendidikan dan non pendidikan
a.       Mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi dan penguasaan ilmu pendidikan melalui seminar, workshop, dan studi lanjut.
b.      Mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi dan penguasaan ilmu pendidikan melalui seminar, workshop, dan studi lanjut.
c.       Mengupayakan pembukaan prodi baru ilmu pendidikan baik S2 maupun S3.
d.      Mengembangkan pusat studi ilmu pendidikan dan non pendidikan melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi.
5.      Meningkatkan sistem tata kelola yang sehat dan mandiri, efektif, efisien dan transparan.
a.       Mengeimplementasikan sistem keuangan yang transparan dan akuntable.
b.      Implementasi sistem monef terhadap kinerja pimpinan dari level Universitas, Fakultas, Jurusan/prodi.
c.       Mengambangkan sistem tata kelola yang efektif dan efisien berbasis online.
d.      Peningkatan pemberdayaan prodi di S1, S2, dan S3 sebagai ujung tombak kredibilitas lembaga pendidikan UNESA.
e.       Mengembangkan potensi fakultas berbasis aset dan infrastruktur yang dimiliki.
f.       Pengembangan SDM dosen dan tenaga kependidikan (karyawan) mulai universitas, fakultas, dan jurusan atau prodi.
g.      Mengoptimalkan kemanfaatan aset dan infrastruktur UNESA yang petensi bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan civitas akademika.
Penyelenggaraan pemilihan rektor (pilrek) Unesa tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2014 lalu, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa, dosen, serta seluruh staf karyawan Unesa dari berbagai Fakultas. Acara tersebut, serentak dilakukan di masing-masing fakultas di diseluruh unesa, termasuk Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa yang terletak di kampus Lidah Wetan. Penyelenggaraan pemilihan rektor (pilrek) yang dilaksanakan di Joglo Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya tersebut berlangsung cukup tertib dan aman. Para mahasiswa tampak antusias untuk menyalurkan aspirasinya untuk masa depan Unesa yang unggul dan lebih baik. Meskipun nantinya aspirasi tersebut hanya dijadikan sebagai pertimbangan sebelum 3 nama kandidat diserahkan ke Mendikbud.
Acara jaring aspirasi mahasiswa dan dosen tersebut akhirnya dimenangkan kandidat nomor urut 1 yakni Prof. Dr Nurhasan M.kes dari fakultas Ilmu keolahragaan dengan mendapat lebih dari lima ribu suara. Kemudian kandidat nomor 2 yakni Prof. Dr Warsono dengan mendapat lebih dari tiga ribu suar dan disusul kandidat nomor urut 3 yakni Prof. Yatim riyatno dengan mendapat lebih dari seribu suara. Namun hasil ini masih menunggu keputusan dari Mendikbud untuk menentukan siapa rektor Universitas Negeri Surabaya selanjutnya.
Dengan demikian siapapun kandidat yang terpilih menjadi rektor Universitas Negeri Surabaya mampu membawa Unesa unggul dan lebih maju dan mampu membawa Unesa setingkat dengan UPI dan UNY yang lebih dulu unggul dan maju.